Perbedaan dan Tugas Data Analis, Data Engineer, dan Data Scientist
Profesi data merupakan profesi yang berhubungan dengan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data untuk mendapatkan informasi yang berharga dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah bisnis. Profesi data terdiri dari beberapa jenis, seperti data analis, data engineer, dan data scientist.
Data analis, data engineer, dan data scientist adalah peran penting dalam dunia data. Namun, meskipun mereka semua terkait dengan data, peran mereka cukup berbeda. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara data analis, data engineer, dan data saintis serta tugas dan tanggung jawab masing-masing peran.
Data Analis
Data analis bertanggung jawab untuk menganalisis data yang sudah ada. Mereka menggunakan keterampilan analisis data dan teknologi untuk menerjemahkan data mentah menjadi informasi yang bermanfaat untuk keputusan bisnis.
- Tugas utama data analis adalah memahami dan menganalisis data yang ada untuk menghasilkan wawasan yang berharga bagi perusahaan.
- Biasanya bertanggung jawab untuk membuat laporan dan presentasi data yang mudah dipahami oleh orang non-teknis.
- Tugas-tugas data analis meliputi mengumpulkan data, memvalidasi data, membersihkan data, mengolah data, menganalisis data, dan menyajikan hasilnya.
Data Engineer
Data engineer bertanggung jawab untuk membangun dan memelihara infrastruktur data.
- Tugas utama data engineer adalah membangun dan mengelola infrastruktur teknologi data untuk mendukung analisis data.
- Biasanya bertanggung jawab untuk membangun sistem penyimpanan data, mengoptimalkan database, dan membangun pipeline data.
- Tugas-tugas data engineer meliputi membangun infrastruktur teknologi data, memproses data, mengintegrasikan data, memelihara infrastruktur data, dan mengamankan data.
Data Scientist
Data scientist memiliki peran yang lebih kompleks dan melibatkan penggunaan matematika, statistik, dan teknik machine learning untuk mengolah data mentah menjadi informasi yang berharga.
- Tugas utama data scientist adalah mengeksplorasi dan menganalisis data untuk mendapatkan wawasan yang berharga bagi perusahaan.
- Biasanya bertanggung jawab untuk membangun model prediktif dan mengembangkan algoritma machine learning.
- Tugas-tugas data scientist meliputi memahami masalah bisnis, mengumpulkan data, membersihkan data, mengolah data, menganalisis data, membangun model prediktif, dan mempresentasikan hasilnya.
Meskipun ada beberapa tugas yang serupa antara data analis, data engineer, dan data scientist, ada juga perbedaan signifikan dalam keahlian dan tanggung jawab masing-masing peran. Dengan memahami perbedaan antara peran ini, perusahaan dapat mempekerjakan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat, dan memaksimalkan potensi data untuk mencapai tujuan bisnis.
hal yang perlu dipelajari untuk menekuni profesi data
Untuk menekuni profesi data, terdapat beberapa hal yang perlu dipelajari, antara lain:
- Pengolahan data (Data Processing): Kemampuan dalam mengolah dan membersihkan data, meliputi pengumpulan data, transformasi data, hingga integrasi data.
- Analisis data (Data Analysis): Kemampuan dalam menganalisis data, baik secara deskriptif maupun prediktif, dengan memanfaatkan berbagai teknik dan metode analisis data seperti regresi, clustering, dan machine learning.
- Pengetahuan teknologi informasi: Memahami teknologi informasi yang digunakan dalam pengolahan dan analisis data, seperti database, big data, data warehousing, cloud computing, dan data mining.
- Pemrograman: Kemampuan untuk memprogram dan mengembangkan software, baik untuk mengolah data, menganalisis data, maupun untuk memvisualisasikan data.
- Keterampilan komunikasi dan presentasi: Kemampuan untuk mengkomunikasikan hasil analisis data secara jelas dan mudah dipahami kepada pihak-pihak yang terkait, baik secara lisan maupun tertulis.
- Bisnis dan domain knowledge: Memahami bisnis dan domain knowledge yang terkait dengan data yang diolah, seperti bisnis keuangan, pemasaran, kesehatan, dan lain sebagainya. Hal ini memungkinkan data professional untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan hasil analisis data.
- Keterampilan problem solving: Kemampuan untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan pengolahan dan analisis data. Data professional harus dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi dan menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Keterampilan-keterampilan tersebut dapat dipelajari melalui berbagai pelatihan, kursus, dan program pendidikan yang tersedia, baik secara online maupun offline. Selain itu, pengalaman praktis di bidang pengolahan dan analisis data juga sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan sebagai data professional.